Just Jazz Sebarkan Musik Jazz di Sekolah

DSC_0057

Tak terasa setahun berlalu sejak kepergian maestro jazz asli Surabaya, Bubi Chen. Untuk memperingati sekaligus menghormati sang legenda, Think Tank! Production kembali menggelar Just Jazz yang bertemakan “Tribute to Bubi Chen”. 

Bertempat di Gedung Sasana Artistika SMKN 12 Surabaya, pada 6 Maret lalu, beberapa karya legendaris Bubi Chen sukses didendangkan kembali di hadapan ratusan pengunjung. Meskipun begitu ada yang berbeda dari event kali ini.

Pagelaran musik jazz yang rutin diadakan tiap tahun ini, terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Just Jazz tahun ini tidak diadakan di sebuah lapangan golf yang luas atau café yang eksklusif, melainkan diadakan di sebuah sekolah.

Dengan bertajuk  Just Jazz Goes to School, pagelaran ini dimaksudkan untuk menghilangkan wajah eksklusifitas pada musik jazz dan untuk mendekatkan musik jazz pada siswa sekolah maupun mahasiswa.

“Adanya Just Jazz Goes to School ini diharapkan dapat memberikan nilai edukasi, dan membuat jazz begitu menyatu dengan berbagai kalangan dengan konsep yang santai namun tetap memiliki ‘isi’ yang sesuai dengan nutrisinya,” ungkap Kika Dhersy Putri, creative director Think Tank! Production.

Adalah Sandy Winarta Quartet, sebuah band proyek milik drummer jazz Sandy Winarta yang didaulat sebagai pengisi klinik jazz pada siang hari itu. Kuartet yang terdiri dari Sandy Winarta (Drum), Doni Sundjoyo (Double bass), Johanes (Gitar) dan Ade Irawan (piano) langsung menampilkan aksi mereka kepada pengunjung yang kebanyakan siswa-siswi SMKN 12 itu sendiri.

Sandy Winarta Quartet tak hanya menunjukkan kelihaian mereka dalam memainkan alat musik, mereka juga  menjelaskan teknik bermain. Bahkan mereka selalu menceritakan kisah di balik lagu yang akan mereka bawakan.

Di siang yang terik itu terasa begitu sejuk karena Sandy Winarta Quartet dengan apik memainkan beberapa karya milik almarhum Bubi Chen. Namun sayang, karya Bubi Chen yang berjudul “Janger Bali” yang menjadi komposisi pamungkas jazz Indonesia dan internasional tidak dibawakan oleh Sandy Winarta Quartet.

Selain Sandy Winarta Quartet, SMKN 12 semakin sejuk dengan hadirnya pianis muda kota Pahlawan yakni Bagus Adimas. Pianis tunanetra yang juga murid Bubi Chen ini sebelumnya lebih dikenal publik karena mengkuti ajang pencarian bakat di salah satu televisi swasta Indonesia.

Meski dalam kondisi keterbatasan, Bagus selalu percaya diri dalam bermusik. Baginya kekurangan bukan menjadi penghalang untuk maju di dalam musik. Oleh sebab itu, kehadiran Bagus Adimas and friends ini rasanya cukup mampu menginspirasi para pengunjung yang hadir terutama para siswa dan mahasiswa.

“Maaf-maaf saja, Om Bubi dulu juga ketika dalam kondisi lumpuh, justru lebih semangat bermain musiknya. Masa yang serba kecukupan kalah dengan kami. Mending nggak usah main musik aja,” sindir Bagus di sela-sela konfrensi pers.

Rencananya “Just Jazz Goes to School” ini masih akan berlanjut karena pagelaran “Just Jazz” yang sesungguhnya, yang dijelaskan Kika akan hadir sekitar bulan Juli- Agustus tahun ini.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana kami selalu mengadakan Just Jazz pada bulan Mei sebagai persembahan untuk ulang tahun kota Surabaya, tahun ini tidak. Tunggu saja tanggal mainnya, yang jelas sekitar bulan Juli dan Agustus”, jelas Kika.

Just Jazz yang merupakan sebuah event musik tahunan Think Tank! Production, tampaknya masih belum dapat menghilangkan image eksklusifitas musik jazz. Meskipun Think Tank! Production telah mengklaim Just Jazz tahun ini lebih dapat menyatu ke berbagai kalangan dengan membawanya ke sekolah-sekolah, namun hal ini hanya sebagai bentuk pembuka suatu rangkaian acara saja.

Pagelaran Just Jazz yang sesungguhnya nanti tentu saja tidak akan diadakan di sekolah lagi, melainkan di tempat yang lebih berkelas dan tentunya mematok harga tiket yang cukup mahal. Wajar saja, karena selama ini hampir semua event jazz yang ada di Indonesia selalu diadakan di tempat yang eksklusif dan diperuntukkan untuk kelas atas. Tidak mudah bukan memisahkan musik jazz dengan sisi eksklusifitasnya? (nit/zaq)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s