SIAP-SIAP JADI KOTA FOLK DEH

FMF 2014

FMF 2014: 9 band lokal plus 1 band asal Prancis meramaikan acara di SUTOS

Untuk kesekian kalinya, di SUTOS Surabaya digelar acara musik. Bedanya nih, acara kali ini nggak terfokus pada bazaarnya yang kayak Sunday Market gitu, tetapi lebih ke arah musiknya. Yah emang seh stand-stand bazaar e yo mbois-mbois karena ada Record Store Day, tetapi yang lebih mencengangkan nih ada pada rentetan pengisi acaranya. Yoa, ada 5 band luar kota, 4 band lokal dan 1 band luar negeri asal Prancis yang ngisi di acara itu.

Berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 15-16 Maret dan memberi judul acaranya Folk Music Festival 2014, acara ini digadang-gadang sebagai festival folk pertama di Surabaya, eh bukan, tapi di Indonesia. Gimana nggak, 10 band besar bergenre folk langsung dimainkan dalam 2 hari. Mulai dari Pathetic Experience: si duo jomblo yang selalu ngenes dengan permainan gitarnya, Taman Nada: band folk yang begitulah, Silampukau: para senior skena musik indie Surabaya dan Senandung Sore: band dengan vokalis yang sedap dipandang.

Eh lupee nih 6 band lainnya. Ajer: folk tekan Malang yang selalu panas ketika bermain, Tigapagi: kelompok musik penghantar musik di kala buntu terbangun di tiga pagi, Float: band yang selalu ngawang di angkasa (musiknya maksudnya), Stars and Rabbit: partai musik yang mengatasnamakan folk sebagai bagian wajib sebuah pemerintahan (gudu Partai Bulan dan Bintang) serta Angsa & Serigala: hewan-hewan musik liar yang membabi buta, suka menotok dan mencabik telinga pendengarnya. Brigitte, duo wanita asal negeri Napoleon juga unik seh. Musiknya aneh karena nggak kayak folk pada umumnya, tapi lebih nggak bisa diomongkan adalah liriknya. Yah karena bahasa Prancis, dadine kene gak ngerti bahasane.

Kita dapet info menarik lo. Rumornya nih sebenarnya acara FMF ini bakal menampilkan 16 band tetapi karena banyak yang banyak halangan, akhirnya hanya bisa ikutan cuman 10 aja. “Sebenarnya kita juga ngundang Banda Neira, tetapi mereka berhalangan hadir karena juga ada acara. Begitu juga band-band lain, banyak dari mereka ada acara manggung juga. Jadi yang bisa kita kumpulin cuman segini aja. Untuk Record Store Day, sebenarnya harinya itu masih bulan di April, tapi yah kita, anggapannya nyolong start lah buat meramaikan acara,” gitu katanya mas Alex, salah satu otak di balik kesuksesan FMF ini. (ham)

Begitu aja deh info yang kita berikan. Soalnya masih banyak media lain yang bahas ini dan anglenya juga beda-beda. Jadi kalau mau informasi yang lebih lengkap, coba buka-buka media lain ya. Ciaaooo.

foto oleh: Emirul Fahmi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s