SILAMPUKAU: MENUJU REALITA CINTA

COMEBACK KEDUA: pada FMF 2014, Silampukau bermain penuh dengan tambahan pada bass dan drum

COMEBACK KEDUA: pada FMF 2014, Silampukau bermain penuh dengan tambahan pada bass dan drum.

Judul di atas hanyalah sebuah rekayasa belaka. Tak ada hubungannya sama sekali Silampukau dengan cinta (kalo realitas, ada), hanya untuk enak-enakan saja. Rasanya lebih mantap jika terdapat kata cinta setelah kata realita. Selain itu, juga terkesan lebih menarik dan lebih sinetron banget. Jadi bagi mereka yang tertarik dengan kata cinta di atas, redaksi mohon maaf sebesar-besarnya.

Wuhuhu, akhirnya kesampean juga lihat performance Silampukau di Folk Music Festival kemarin. Yah gimana lagi, aksi mereka di sebuah panggung musik sangatlah langka. Manggung pertama di tahun ini aja diadakan pas Februari kemarin di sebuah kedai kopi (mboh iku Coffee Toffee ta Coffee Corner). Maklum, sibuk jadi nggak sempat ngluwangin waktu buat mereka.

Pastinya sederet pertanyaan melintas di benak setiap fans dan para pendengarnya, termasuk yang menulis tulisan ini. Tapi untuk kali ini, hanya akan ada 3 pertanyaan yang akan dibahas:

  1. Lo, Silampukau? Bukannya udah buyar ya?
  2. Kok line upnya aneh? Kan biasanya cuman duo akustik? Ini kok ada bassist dan drummer?
  3. Banyak lagu baru ya? Siap album pertamakah?

Mari kita mulai pembahasannya:

  1. Menurut hasil ngobrol-ngobrol dengan para personil Silampukau (yekkk, kamu nggak dapet ya??), Silampukau sendiri hanya memasuki masa vakum. Kevakuman tersebut tercipta karena kejenuhan yang mereka rasakan selama bermain. “Jadi, kami sempat jenuh dengan apa yang kami mainkan. Hanya itu-itu saja, tak ada lagi yang menarik. Nah sekarang kami punya materi baru, amunisi baru. Kami merasa ini sudah waktunya untuk Silampukau bermain lagi,” jawab mas Kharis. “Sebenarnya juga karena kangen,” tambah mas Eki.
  2. Line up tersebut mulai diberlakukan pada tahun ini sih. Line up itu cuman dilakukan ketika berada di atas panggung, sedang untuk rekaman biasanya (a.k.a mp3 a.k.a format digital), line up masih tetap akustik, duo mas Kharis dan mas Eki. “Realistis aja nih, kita nggak mungkin menguasai panggung sebegitu besarnya hanya dengan akustik saja. Kami perlu bantuan lebih untuk menaklukkannya,” terang mas Karis lebih detail.
  3. Lagu barunya yang dinyanyiin waktu FMF 2014 itu cuman 3 sih benernya. Persiapan album pertama? Uuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhmmmmmmmmmm, ada sih kabar tentang itu. Kalo tentang materi lagu barunya? Berapa banyak lagu yang sudah mereka siapin? Kemasan album? Kapan rilisnya? Uuuhhhhmmmm, ada juga sih info itu. Tapi nggak bakal kita keluarin di sini deh.

2 alasan utama: Pertama, sebagai kejutan. Nggak enak jika sebuah album sudah diketahui kisi-kisinya. Ibarat ulangan itu, nggak ada tantangannya karena udah tahu jawabannya. Kedua, HANCOK, KENE DEWE IKU GA ERO OPO SING KAPE DIBAHAS. Emangnya apa yang mau dibahas ketika hal yang mau dibahas itu tidak ada. Sama kayak mau wawancara seseorang orang tapi awak dewe yo ga ero materi opo sing kape dibahas. Kayak gitulah situasinya.

Nah, mungkin bagi mereka yang pengen mengorek lebih mendalam, silahkan langsung ngobrol-ngobrol sendiri dengan Silampukau. Dijamin, mereka sendiri pun nggak bakal ngomong lebih detil daripada ini. Adapun mereka pasti akan bilang, “ini off the record ya.” (ham)

Foto oleh: Debby Utomo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s