EMPAT LIMA’S TOUR: PERJALANAN SPIRITUAL DI MALANG

CAM00062[1]

Empat Lima melakukan salah satu turnya di Houtenhand, Malang

Coookkk, kalian rugi bener kalau ga lihat aksi Empat Lima dalam turnya ke Indonesia. Bener-bener jancok abis. Jadi, buat ente-ente yang tidak lihat, nih sedikit news dari kami yang membolos kerja untuk ke Malang cuman buat lihat aksi Empat Lima. Yeeeeaaahhh.

Seperti biasa, Houtenhand jadi lokasi anak-anak buat main musik di Malang, khususnya Kamis ini (19/6). Selain tempatnya yang kecil tapi dengan intensitas tinggi, mereka juga menyediakan makanan yang enak (rodok promo sitik ben entok diskonan engkok). Dan seperti biasanya juga, acara berlangsung molor. Yang harusnya mulai jam setengah 8 malam, jadinya mulai delapan lebih lima belas. Ga ada masalah karena yang terpenting kami bisa melihat performance Kobra, The Grow dan tentu saja, Empat Lima.

Aksi panggung pertama datang dari Kobra. Sudah dapat diduga, dari checksound mereka, Kobra memainkan garage punk dengan kiblat macam Yeah Yeah Yeahs dan juga Ramones. Jujur aja, kami nggak tahu nama-nama lagu mereka tapi yang pasti wuenak banget. Yang paling teringat, ya cover Sheena is a Punk Rocker. Emboh opoo lagu ini garai mbrebes mili. Pokoke aksi Kobra tepat banget buat meracuni event malam itu. Sata kata: nakal. (ndang diundang nang surabaya rek, sadurunge buyar)

Selanjutnya, The Grow melanjutkan panasnya acara. Agak aneh mendengarkan mereka memainkan lagu macam Radiohead dan Coldplay. Kayak top 40-an ngono. Untung, setelah dipaksa oleh kawan-kawan di sana, mereka mau memunculkan wujud asli mereka: black metal. Cuuoookkkk. Sayang, mek satu lagu tok. Itupun mereka lupa-lupa ingat waktu memainkan musiknya. (yaopo rek, lali ngene)

Seluruh musik di EP Satu Boom mereka mainkan di tur tersebut

Seluruh musik di EP Satu Boom mereka mainkan di tur tersebut

Dan akhirnya, yang ditunggu-tunggu, yang dibelani sampai dateng ke Malang: Empat Lima. Membuka dengan lagu 5,6,7,8’s Sho-jo-ji, Empat Lima langsung menggebrak. Penonton (termasuk yang menulis) dibuat terhipnotis dengan lagu-lagunya yang 60’s psychedelic garage rock. Setelah itu, emboh. Pokoknya mereka memainkan seluruh lagu mereka plus lagu-lagu cover Dara Puspita. Bagaikan pencerahan, malam itu benar-benar jadi malam yang wow beud.

Entah kapan lagi bisa lihat aksi panggung band-band tersebut, apalagi Empat Lima. Kita doakan aja, mereka bisa kembali ke Indonesia dan bisa dateng ke Surabaya. Wops, lupa. Mereka juga bawa EP-nya jadi cepetan calling konco-koncomu yang nonton aksi mereka buat dititipin CD. Selanjutnya, Empat Lima akan lanjut ke Bali. Sorry. Buat yang ini, kami wegah mbelani mrono.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s